Pages

Daily Calendar

Rabu, 23 Januari 2013

Laporan pembuatan tempe


LAPORAN
KIMIA LINGKUNGAN







Disusun Oleh :
Ø  AIN FITRIYAH
Ø  INGGRAT WELANO
Ø  MUHAMMAD RIZAL
Ø  MUHAMMAD YUSUF
Ø  YULFY MEI RYZHA
Ø  WULAN SUMINAR


MADRASAH ALIYAH NEGERI BATAM
TAHUN 2012/2013



I.                    JUDUL                                 : ” PEMBUATAN TEMPE”
II.                  TUJUAN                              :Untuk mengetahui proses fermentasi jamur pada kedelai.
III.                ALAT DAN BAHAN
A.      ALAT
1.       Baskom
2.       Saringan
3.       Dandang
                                                                                
5.       Sotel Kayu
6.       KomporTampah
7.       Lilin
8.       Tusuk Sate
B.     BAHAN
1.       Kacang Kedelai
2.       Ragi Tempe                             
3.       Kantong Plastik                  
                                                                                
IV.               CARA KERJA
1.       Cucilah tampah, ayakan, kipas dan cukil yang akan digunakan, kemudian dikeringkan.
     
2.       Bersihkan kacang kedelai dari bahan-bahan lain yang tercampur, kemudian dikeringkan.

3.       Rendam kacang  kedelai yang telah dicuci bersih selama 12-18 jam dengan air dingin biasa (proses hidrasi agar biji kedelai menyerap air sebanyak mungkin).  
4.       Lepaskan kulit biji kedelai yang telah lunak, kemudian cuci atau bilas dengan menggunakan air bersih.

5.       Kukus / rebus biji kedelai tersebut sampai empuk.

6.       Setelah biji kedelai terasa empuk, tuangkan biji-biji tersebut pada tampah yang telah dibersihkan, lalu diangin-angin dengan kipas/kipas angin sambil diaduk-aduk hingga biji-biji tersebut terasa hangat.
 
7.       Taburkan ragi tempe (RAPRIMA) yang telah disiapkan sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk supaya merata (1/2 sendok untuk 1 kg).

8.       Siapkan kantong plastic atau daun pisang, atau daun jati untuk pembungkus. Bila kantong plastic yang digunakan sebagai pembungkus, berilah lubang-lubang kecil pada kantong tersebut dengan menggunakan lidi atau garpu.

9.       Masukkan kedelai yang telah diberi ragi tempe (RAPRIMA) ke dalam pembungkusnya, atur ketebalannya sesuai dengan selera.

10.   Proses fermentasi kacang kedelai ini pada suhu kamar selama satu atau dua hari atau hingga seluruh permukaan kacang kedelai tertutupi jamur.   

            Catatan:
1.     Perhatikan kebersihan tempat kerja dan kebersihan peralatan kerja akan meningkatkan kualitastempeyang dihasilkan.
2.     Suhu ruang yang lebih hangat mempercepat proses fermentasi jamur pada tempe
V.                 PEMBAHASAN
    1. Tempe
                        Tempe adalah makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap biji   kedelai atau beberapa    bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus. Secara umum, tempe      berwarna putih karena pertumbuhan miselia kapang yang merekatkan biji-biji kedelai sehingga            terbentuk tekstur yang memadat. Degradasi komponen-komponen kedelai pada fermentasi         membuat tempe memiliki rasa dan aroma khas. Berbeda dengan tahu, tempe terasa agak masam.
    1.     Kedelai
            Kedelai adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan dari Asia Timur seperti kecap, tahu, dan tempe. Kedelai mengandung protein 35 % bahkan pada varitas unggul kadar proteinnya dapat mencapai 40 – 43.
    1. Rhizopus oryzae
            Rhizopus oryzae yang dikenal sebagai jamur tempe, merupakan jamur yang berpotensi dalam pembuatan tempe. Jamur ini diketahui mampu menghasilkan asam laktat, protease, dan lipase. Jamur ini digunakan untuk pembuatan tempe pada langkah inokulasi. Inokulasi dilakukan dengan penambahan inokulum, yaitu ragi tempe
            4. Fermentasi
            Fermentasi adalah proses produksi energi sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen).
VI.                     KESIMPULAN
Dalam proses pembuatan tempe semua alat harus  dicuci terlebih dahulu.Kemudian kedelai direndam dan di bersihkan dengan steril, reginya pun  harus sesuai takaran dan ketika pembungkusan kedelai harus didinginkan terlebih dahulu. Dan setelah di bungkus tempe di fermentaskan di balikkan sehari 2 kali. Setelah 3 hari tempe dapat dilihat hasilnya.

0 komentar:

Poskan Komentar